5.000 Ton Baja Lapis Asal RI Dikirim Langsung ke AS
Rabu, 05 Maret 2025 - 23:30 WIB
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa industri baja nasional mampu menghasilkan produk hilir bernilai tambah tinggi dan berdaya saing di pasar global. IISIA memandang langkah ini tidak hanya mendukung program hilirisasi nasional, tetapi juga memperkuat sinergi antar pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan industri baja yang berkelanjutan serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia,” ujarnya.
“Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan produk baja berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Dukungan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Krakatau Baja Industri sebagai penyedia bahan baku berkualitas tinggi memungkinkan kami untuk terus memperluas ekspor dan meningkatkan daya saing industri baja nasional,” ujar Stephanus.
Direktur Utama PT Krakatau Baja Industri, Arief Purnomo menambahkan, bahwa PT Krakatau Baja Industri memiliki kapasitas produksi hingga 90.000 ton bahan baku baja lapis per tahun, yang menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam pencapaian ekspor ini.
Kolaborasi Strategis dan Dukungan Hilirisasi
Vice President of Operations PT Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi, menyampaikan bahwa ekspor ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara industri baja hulu dan hilir di Indonesia.“Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan produk baja berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Dukungan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Krakatau Baja Industri sebagai penyedia bahan baku berkualitas tinggi memungkinkan kami untuk terus memperluas ekspor dan meningkatkan daya saing industri baja nasional,” ujar Stephanus.
Direktur Utama PT Krakatau Baja Industri, Arief Purnomo menambahkan, bahwa PT Krakatau Baja Industri memiliki kapasitas produksi hingga 90.000 ton bahan baku baja lapis per tahun, yang menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam pencapaian ekspor ini.
Meningkatkan Daya Saing dan Ekspansi Pasar
Ekspor ini tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem industri baja di Indonesia. Hilirisasi industri baja adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk nasional. Keberhasilan ekspor ini membuka peluang lebih besar bagi perusahaan baja Indonesia untuk masuk ke pasar internasional yang lebih luas.Lihat Juga :