Keuntungan Aset Beku Rusia Rp16,4 T Mengalir ke Ukraina, Moskow Sentil Inggris

Rabu, 12 Maret 2025 - 15:03 WIB
Volodin juga memperingatkan, bahwa apa yang dilakukan London bakal "merusak kepercayaan" dalam sistem keuangannya, karena mereka "melanggar prinsip yang tidak dapat diganggu gugat, landasan sistem keuangan global."

Ditekankan oleh Vyacheslav Volodin bahwa mentransfer aset kedaulatan Rusia ke Kiev adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Seperti diketahui negara-negara Barat membekukan aset bank sentral Rusia senilai sekitar USD300 miliar setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Dari total tersebut, lebih dari USD200 miliar dilaporkan disimpan di lembaga kliring Euroclear yang berbasis di Brussels, sementara hingga USD30 miliar berada di Inggris.

Bunga dari aset tersebut telah menghasilkan miliaran dolar. Euroclear mentransfer langsung lebih dari USD1 miliar ke Ukraina pada Juli lalu. Sementara itu Kiev terus memberikan desakan kepada para pendukungnya untuk mengambil alih aset, dalam upaya membiayai upaya militer dan rekonstruksi akibat perang.

Sementara itu Barat masih terpecah terkait nasib aset yang dibekukan. Disebutkan banyak negara Uni Eropa enggan memanfaatkan cadangan itu sendiri, namun justru memilih bunga yang diperoleh dari aset tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!