TBS Energi Tumbuh Positif di Tengah Transformasi Bisnis Berkelanjutan
Kamis, 13 Maret 2025 - 15:08 WIB
PT Arah Environmental merupakan perusahaan pengelolaan limbah yang diakuisisi oleh TBS Energi. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT TBS Energi Utama Tbk (TBS) berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2024 mencerminkan ketahanan perusahaan selama masa transisi menuju bisnis yang berkelanjutan. Hal ini didukung oleh pertumbuhan yang positif pada segmen pengelolaan limbah serta peningkatan efisiensi operasional pertambangan.
Pada periode ini, TBS mencatatkan pendapatan sebesar USD445,6 juta dengan EBITDA yang disesuaikan mencapai USD131,4 juta, naik sebesar 34,5% dibandingkan USD97,7 juta pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: TBS Energi Tuntaskan Pembiayaan PLTS Terapung di Batam
Laba operasi perusahaan meningkat sebesar 46,9% dari USD63,9 juta menjadi USD93,9 juta, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 18,2%. Perseroan juga mencatat Laba Bersih Tahun Berjalan (Net Income) sebesar USD47,98 juta, meningkat signifikan dibandingkan USD20,85 juta pada tahun 2023, mencerminkan solidnya kinerja Perseroan sepanjang tahun ini.
"Kinerja keuangan tahun 2024 ini menunjukkan bahwa strategi kami dalam melakukan transisi dari bisnis berbasis batubara menuju bisnis berkelanjutan memberikan hasil positif. Segmen pengelolaan limbah yang kini mulai matang, telah menunjukkan potensi besar dalam mendorong pertumbuhan perusahaan," ujar Presiden Direktur TBS Energi Utama, Dicky Yordan dalam keterangan tertulis, Kamis (13/3/2025).
Menurut dia capaian ini menegaskan posisi TBS sebagai salah satu perusahaan di Indonesia yang secara aktif bertransformasi dari bisnis berbasis batubara menuju bisnis non-fosil yang lebih ramah lingkungan, dibawah kerangka komitmen TBS2030. Tahun 2024 juga menandai kemajuan penting dalam perjalanan TBS menuju target karbon netral di tahun 2030.
Pada periode ini, TBS mencatatkan pendapatan sebesar USD445,6 juta dengan EBITDA yang disesuaikan mencapai USD131,4 juta, naik sebesar 34,5% dibandingkan USD97,7 juta pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: TBS Energi Tuntaskan Pembiayaan PLTS Terapung di Batam
Laba operasi perusahaan meningkat sebesar 46,9% dari USD63,9 juta menjadi USD93,9 juta, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 18,2%. Perseroan juga mencatat Laba Bersih Tahun Berjalan (Net Income) sebesar USD47,98 juta, meningkat signifikan dibandingkan USD20,85 juta pada tahun 2023, mencerminkan solidnya kinerja Perseroan sepanjang tahun ini.
"Kinerja keuangan tahun 2024 ini menunjukkan bahwa strategi kami dalam melakukan transisi dari bisnis berbasis batubara menuju bisnis berkelanjutan memberikan hasil positif. Segmen pengelolaan limbah yang kini mulai matang, telah menunjukkan potensi besar dalam mendorong pertumbuhan perusahaan," ujar Presiden Direktur TBS Energi Utama, Dicky Yordan dalam keterangan tertulis, Kamis (13/3/2025).
Menurut dia capaian ini menegaskan posisi TBS sebagai salah satu perusahaan di Indonesia yang secara aktif bertransformasi dari bisnis berbasis batubara menuju bisnis non-fosil yang lebih ramah lingkungan, dibawah kerangka komitmen TBS2030. Tahun 2024 juga menandai kemajuan penting dalam perjalanan TBS menuju target karbon netral di tahun 2030.
Lihat Juga :