Trump Ancam Balas Tarif Uni Eropa 200%, Targetkan Sampanye dan Alkohol
Jum'at, 14 Maret 2025 - 07:37 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam memberlakukan tarif pembalasan sebesar 200% terhadap sampanye, anggur, dan produk alkohol lainnya yang diimpor dari Eropa. FOTO/Dreamstime
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam memberlakukan tarif pembalasan sebesar 200% terhadap sampanye, anggur, dan produk alkohol lainnya yang diimpor dari Eropa. Ancaman ini merupakan respons terhadap langkah Uni Eropa yang menaikkan tarif impor barang-barang Amerika termasuk wiski, sebagai pembalasan atas kebijakan tarif baja dan aluminium yang diterapkan Trump.
Dalam pernyataannya yang dipublikasikan di Truth Social pada Kamis (13/3), Trump menyebut Uni Eropa sebagai otoritas tarif yang bermusuhan dan kasar serta menuduhnya mengambil keuntungan dari AS.
"Jika tarif ini tidak segera dihapus, AS akan segera menempatkan tarif 200% untuk semua anggur, sampanye, dan produk beralkohol dari Prancis dan negara-negara Uni Eropa lainnya," ujar Trump dikutip dari Daily Mail, Jumat (13/3/2025).
Baca Juga: Uni Eropa Balas Tarif Trump: Produk AS Terancam Kena Pajak 25%
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan memberikan keuntungan bagi bisnis anggur dan sampanye di AS. Tarif baru yang diterapkan oleh Uni Eropa pada produk-produk Amerika mulai berlaku pada 1 April, dan termasuk barang-barang dari negara bagian yang mendukung Trump, seperti Kentucky, Florida, dan Texas, yang terkena dampak tarif pada wiski.
Dalam pernyataannya yang dipublikasikan di Truth Social pada Kamis (13/3), Trump menyebut Uni Eropa sebagai otoritas tarif yang bermusuhan dan kasar serta menuduhnya mengambil keuntungan dari AS.
"Jika tarif ini tidak segera dihapus, AS akan segera menempatkan tarif 200% untuk semua anggur, sampanye, dan produk beralkohol dari Prancis dan negara-negara Uni Eropa lainnya," ujar Trump dikutip dari Daily Mail, Jumat (13/3/2025).
Baca Juga: Uni Eropa Balas Tarif Trump: Produk AS Terancam Kena Pajak 25%
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan memberikan keuntungan bagi bisnis anggur dan sampanye di AS. Tarif baru yang diterapkan oleh Uni Eropa pada produk-produk Amerika mulai berlaku pada 1 April, dan termasuk barang-barang dari negara bagian yang mendukung Trump, seperti Kentucky, Florida, dan Texas, yang terkena dampak tarif pada wiski.