Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Bertengger di Rp16.501/USD

Jum'at, 21 Maret 2025 - 16:22 WIB
Data klaim pengangguran juga menunjukkan ketahanan di pasar tenaga kerja, yang merupakan salah satu pertimbangan Fed untuk pemotongan suku bunga. Selain itu, para pedagang sebagian besar mengabaikan seruan berulang Presiden AS Donald Trump agar Fed memangkas suku bunga. Trump pada hari Kamis mengatakan "akan sangat bagus" jika Fed segera memangkas suku bunga.

Bank sentral tidak mengisyaratkan niat seperti itu selama pertemuannya baru-baru ini, menandai meningkatnya ketidakpastian atas ekonomi, tarif Trump, dan lintasan inflasi. Fed juga menaikkan perkiraan inflasi 2025 dan memangkas prospek pertumbuhannya.

Departemen Keuangan Amerika Serikat pada hari Kamis mengumumkan sanksi baru terkait Iran, yang untuk pertama kalinya menargetkan kilang minyak independen Tiongkok di antara entitas dan kapal lain yang terlibat dalam memasok minyak mentah Iran ke Tiongkok.

Sanksi tersebut merupakan putaran keempat yang dijatuhkan Washington terhadap Iran sejak Presiden AS Donald Trump pada bulan Februari berjanji untuk memberlakukan kembali kampanye "tekanan maksimum" terhadap Teheran, dengan berjanji untuk menekan ekspor minyak negara tersebut hingga mencapai titik nol.

Dari sentimen domestik, Lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investor Service menetapkan peringkat kredit atau sovereign credit rating atau SCR Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil. Lembaga pemeringkat Moody's menilai ekonomi Indonesia tetap resilien didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil dan solid serta kredibilitas kebijakan moneter dan fiskal yang terjaga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!