Digempur Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak 15 Miliarder Baru
Rabu, 02 April 2025 - 09:32 WIB
Rusia menempati peringkat kelima secara global, untuk negara yang mencetak miliarder baru. AS (Amerika Serikat) menduduki posisi puncak dalam daftar dengan 103 nama miliarder baru, termasuk Marilyn Simons (USD31 miliar), janda dari pelopor hedge fund Jim Simons, dan Lyndal Stephens Greth (USD25,8 miliar), putri raja minyak Autry Stephens.
Jerman berada di urutan kedua dengan 37 miliarder pendatang baru, termasuk miliarder termuda dalam daftar, Johannes von Baumbach yang berusia 19 tahun (USD5,4 miliar). China dan Hong Kong menyusul dengan 32 miliarder, dan India menempati peringkat keempat dengan 17 orang miliarder baru.
Hampir 70% miliarder terbaru di dunia, atau 196 di antaranya mendapatkan sendiri harta mereka. Teknologi dan AI menduduki puncak daftar industri yang paling banyak mencetak miliarder baru dengan total mencapai 46 orang.
Baca Juga: 5 Wanita Terkaya di Dunia Tahun 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.639 Triliun
Termasuk di antaranya investor China Hao Tang (USD4,3 miliar) dan pendiri startup Amerika Ben Lamm (USD3,7 miliar) dan Dario Amodei (USD1,2 miliar). Sektor keuangan menyusul dengan 41 pendatang baru, sementara perawatan kesehatan menempati peringkat ketiga dengan 40 miliarder baru.
Jerman berada di urutan kedua dengan 37 miliarder pendatang baru, termasuk miliarder termuda dalam daftar, Johannes von Baumbach yang berusia 19 tahun (USD5,4 miliar). China dan Hong Kong menyusul dengan 32 miliarder, dan India menempati peringkat keempat dengan 17 orang miliarder baru.
Hampir 70% miliarder terbaru di dunia, atau 196 di antaranya mendapatkan sendiri harta mereka. Teknologi dan AI menduduki puncak daftar industri yang paling banyak mencetak miliarder baru dengan total mencapai 46 orang.
Baca Juga: 5 Wanita Terkaya di Dunia Tahun 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.639 Triliun
Termasuk di antaranya investor China Hao Tang (USD4,3 miliar) dan pendiri startup Amerika Ben Lamm (USD3,7 miliar) dan Dario Amodei (USD1,2 miliar). Sektor keuangan menyusul dengan 41 pendatang baru, sementara perawatan kesehatan menempati peringkat ketiga dengan 40 miliarder baru.
(akr)
Lihat Juga :