Digempur Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak 15 Miliarder Baru

Rabu, 02 April 2025 - 09:32 WIB
loading...
Digempur Sanksi Barat,...
Jumlah miliarder Rusia terus bertambah dalam setahun terakhir, meskipun digempur sanksi Barat yang bertujuan untuk mengacaukan ekonomi negara itu. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Jumlah miliarder Rusia terus bertambah dalam setahun terakhir, meskipun digempur sanksi Barat yang bertujuan untuk mengacaukan ekonomi negara itu. Berdasarkan data Forbes, Rusia menambahkan 15 nama miliarder baru dalam daftar terbaru di 2025.

Capaian ini menjadi rekor baru dengan total miliarder Rusia mencapai 146. Miliarder baru Rusia berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari pengusaha hingga mereka yang mendapatkan warisan hingga jadi miliarder.

Baca Juga: 8 Miliarder Teknologi Babak Belur di 2025 usai Boncos Rp4.333 Triliun

Industri yang diwakili mencakup batu bara, keuangan, Teknologi Informasi (TI), farmasi, minyak dan gas, pertanian, produksi makanan, perumahan, perdagangan, transportasi, dan listrik.

Di antara pendatang baru dalam daftar miliarder Forbes, Vikram Punia kelahiran India, pendiri perusahaan farmasi Pharmasyntez, menjadi yang terkaya, dimana Ia memulai debutnya dengan kekayaan USD2,1 miliar. Ada juga Lyudmila Kogan (USD1,3 miliar), janda bankir Vladimir Kogan dan pewaris saham mayoritas di Uralsib Bank.

Lalu saudara kembar Alexander dan Viktor Linnik, dengan masing-masing memiliki harta USD1,3 miliar, pendiri produsen daging Miratorg; dan Boris Nuraliev, pendiri perusahaan perangkat lunak 1C (USD1,3 miliar).

Rusia menempati peringkat kelima secara global, untuk negara yang mencetak miliarder baru. AS (Amerika Serikat) menduduki posisi puncak dalam daftar dengan 103 nama miliarder baru, termasuk Marilyn Simons (USD31 miliar), janda dari pelopor hedge fund Jim Simons, dan Lyndal Stephens Greth (USD25,8 miliar), putri raja minyak Autry Stephens.

Jerman berada di urutan kedua dengan 37 miliarder pendatang baru, termasuk miliarder termuda dalam daftar, Johannes von Baumbach yang berusia 19 tahun (USD5,4 miliar). China dan Hong Kong menyusul dengan 32 miliarder, dan India menempati peringkat keempat dengan 17 orang miliarder baru.

Hampir 70% miliarder terbaru di dunia, atau 196 di antaranya mendapatkan sendiri harta mereka. Teknologi dan AI menduduki puncak daftar industri yang paling banyak mencetak miliarder baru dengan total mencapai 46 orang.

Baca Juga: 5 Wanita Terkaya di Dunia Tahun 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.639 Triliun

Termasuk di antaranya investor China Hao Tang (USD4,3 miliar) dan pendiri startup Amerika Ben Lamm (USD3,7 miliar) dan Dario Amodei (USD1,2 miliar). Sektor keuangan menyusul dengan 41 pendatang baru, sementara perawatan kesehatan menempati peringkat ketiga dengan 40 miliarder baru.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved