Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok

Kamis, 03 April 2025 - 11:28 WIB
Dampak dari perang dagang ini menurutnya juga diperkirakan akan memukul Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ibrahim memprediksi IHSG akan mengalami penurunan 2-3 persen pada perdagangan Senin pekan depan. "Karena dampak dari perang dagang ini cukup luar biasa apalagi Indonesia sudah masuk dalam biaya impor dari Amerika," ungkap Ibrahim.

Baca Juga: Trump Umumkan Tarif Impor, Bursa Asia Gonjang-Ganjing

Untuk mengatasi dampak negatif ini, Ibrahim merekomendasikan beberapa langkah yang perlu diambil pemerintah seperti harus menerapkan tarif impor yang sama terhadap produk AS, yaitu 32 persen, segera mencari pasar ekspor baru, memanfaatkan keanggotaan Indonesia di BRICS, perlu menggelontorkan stimulus untuk menanggulangi dampak perang dagang.

Terakhir, menurut Ibrahim Bank Indonesia (BI) harus aktif melakukan intervensi di pasar valuta asing dan obligasi untuk menstabilkan rupiah. "Ini yang harus dilakukan oleh pemerintah sehingga apa? Sehingga walaupun Amerika melakukan perang dagang terhadap Indonesia, Indonesia sudah siap untuk melakukan perlawanan balik," pungkas Ibrahim.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!