Pengusaha Muda Blak-blakan Soal Efek Bahaya dari Perang Tarif AS dan China

Jum'at, 11 April 2025 - 16:58 WIB
Anggawira sendiri menyoroti langkah pemerintah yang berusaha melakukan efisiensi anggaran, terutama pada belanja non-produktif di kementerian dan lembaga. Ia juga sepakat dengan adanya program pemerintah seperti ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Namun demikian, Ia mengingatkan bahwa implementasi program-program tersebut harus mampu memberikan insentif nyata bagi pelaku usaha, bukan justru menciptakan kompetisi baru yang mematikan sektor UMKM.

Baca Juga: Saling Balas Perang Dagang AS-China, Trump Kerek Tarif Jadi 125%

"Di sisi lain juga tantangannya bagaimana program tersebut mampu ya memberikan insentif untuk pelaku usaha yang ada. Bukan malah program tersebut akhirnya menjadi kompetisi dari pelaku-pelaku usaha yang sudah boleh dibilang kantin-kantin, warung-warung UMKM gitu ya," kata Anggawira.

"Ini yang menjadi harus menjadi salah satu faktor sehingga ekonomi di daerah ini bisa bergerak keras. Jadi kuncinya di situ," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!