Siasati Tarif Trump, RI Siap Genjot Pasar Ekspor Eropa dan Australia

Jum'at, 18 April 2025 - 13:13 WIB
Menko Airlangga juga menyampaikan dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga mendorong agar aksesi Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) ditingkatkan. Dengan aksesi CPTPP, pasar Meksiko, Inggris dan beberapa negara lainnya di Amerika Latin menurutnya akan terbuka.

Baca Juga: Pakar Ungkap Mengapa Putin Inginkan Pangkalan di Indonesia, Ada Kaitannya dengan AS

"Jadi tentu kita akan memitigasi penurunan ekspor ke Amerika akibat tarif yang lebih tinggi. Namun Indonesia optimis, perundingan 60 hari (dengan AS) bisa mencapai nilai yang positif," tandasnya.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara langsung dari Washington DC dan didampingi oleh Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono serta Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Airlangga menyampaikan bahwa AS dan Indonesia telah sepakat untuk menyelesaikan perundingan dalam waktu 60 hari.

Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa format dan ruang lingkup (scoping) perjanjian yang akan dibahas juga telah disepakati. Hal ini mencakup kemitraan perdagangan dan investasi, kemitraan di sektor mineral penting, serta terkait dengan keandalan koridor rantai pasok yang memiliki ketahanan tinggi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!