Berjalannya Negosiasi dengan Amerika Jadi Katalis Positif bagi Bursa
Minggu, 20 April 2025 - 06:56 WIB
Seperti diketahui, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan bahwa negosiasi dengan pemerintah AS ditargetkan selesai dalam 60 hari. Percepatan penyelesaian perundingan ini menjadi langkah mengamankan akses perdagangan sebelum masa pelonggaran tarif selama 90 hari oleh AS berakhir.
Baca Juga: Hormati Momen Paskah, Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
NHKSI mneilai langkah cepat Indonesia ini sejalan dengan upaya sejumlah negara untuk menghindari dampak lanjutan dari kebijakan tarif baru yang diberlakukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Negara yang tidak memiliki kesepakatan bilateral dinilai berisiko terkena tarif tinggi, seperti yang saat ini terjadi pada China.
Sementara itu, analis di Phintraco Sekuritas menilai pasar masih wait and see terhadap ketidakpastian perdagangan global, khususnya negosiasi tarif antara Indonesia dan Amerika yang belum usai. Phintraco memperkirakan IHSG masih akan melanjutkan fase konsolidasi dalam rentang 6.400-6.500 pada perdagangan Senin (21/4) depan.
Baca Juga: Hormati Momen Paskah, Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
NHKSI mneilai langkah cepat Indonesia ini sejalan dengan upaya sejumlah negara untuk menghindari dampak lanjutan dari kebijakan tarif baru yang diberlakukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Negara yang tidak memiliki kesepakatan bilateral dinilai berisiko terkena tarif tinggi, seperti yang saat ini terjadi pada China.
Sementara itu, analis di Phintraco Sekuritas menilai pasar masih wait and see terhadap ketidakpastian perdagangan global, khususnya negosiasi tarif antara Indonesia dan Amerika yang belum usai. Phintraco memperkirakan IHSG masih akan melanjutkan fase konsolidasi dalam rentang 6.400-6.500 pada perdagangan Senin (21/4) depan.
(fjo)
Lihat Juga :