Ekspor Minyak Rusia Merayap Naik, Sanksi AS Mulai Melunak?

Rabu, 30 April 2025 - 07:34 WIB
"Setidaknya 18 dari 39 kapal yang masuk daftar hitam oleh AS pada tahun 2023 dan 2024 sekarang secara teratur mengangkut barel dari pelabuhan Rusia, setelah sebelumnya menganggur sejak dijatuhi sanksi," tulis Bloomberg.

Beberapa kapal tanker yang masuk daftar hitam dilaporkan kembali beroperasi karena pendekatan Presiden AS Donald Trump terhadap sanksi.

Tahun lalu, AS dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Sovcomflot, perusahaan pelayaran milik negara terbesar Rusia, bersama dengan 14 kapal tanker minyak mentahnya. Washington dan Brussels juga menargetkan apa yang disebut sebagai armada bayangan Rusia, jaringan kapal tanker tua yang digunakan untuk menghindari pembatasan.

Namun sejak menjabat pada bulan Januari, Presiden AS Donald Trump secara aktif terlibat dalam upaya diplomatik untuk menengahi gencatan senjata antara Moskow dan Kiev. Pendekatannya terhadap sanksi juga lebih terkendali dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya.

Sementara Trump secara terbuka mengancam akan menjatuhkan sanksi "skala besar" atau sekunder tambahan terhadap Rusia jika tidak menyetujui kesepakatan damai. Trump juga mengajukan kemungkinan pelonggaran pembatasan tertentu sebagai bagian dari negosiasi perdamaian perang Rusia-Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!