Miliarder Ray Dalio Sebut Sudah Terlambat untuk Selamat dari Efek Merusak Tarif Trump
Minggu, 04 Mei 2025 - 10:14 WIB
Miliarder Ray Dalio menyakini sudah terlambat untuk selamat dari dampak buruk ekonomi yang ditimbulkan oleh tarif Presiden Donald Trump. Foto/Dok Reuters
JAKARTA - Miliarder Ray Dalio menyakini sudah terlambat untuk selamat dari dampak buruk ekonomi yang ditimbulkan oleh tarif Presiden Donald Trump . Anggota Dewan Penasihat BPI Danantara itu menekankan, bahwa tantanan ekonomi dunia dengan AS berada di pusatnya sudah rusak.
"Berdasarkan banyak indikator, tampaknya kita berada di ambang tatanan moneter, politik domestik dan tatanan dunia internasional yang rusak karena fundamental tidak berkelanjutan dan buruk," tulis Ray Dalio dalam sebuah postingan di media sosial.
Pendiri Bridgewater Associates, hedge fund terbesar berdasarkan aset mengaku telah mendengar dari banyak orang, termasuk eksportir yang berdagang dengan Amerika Serikat, mengutarakan bahwa "apa pun yang terjadi dengan tarif ... berkurangnya ketergantungan secara radikal dengan AS adalah kenyataan yang harus direncanakan."
Baca Juga: Penasihat Danantara: Tarif Trump Bisa Bikin Sistem Keuangan Global Kolaps
"Juga semakin disadari bahwa peran Amerika Serikat sebagai konsumen barang manufaktur terbesar di dunia dan produsen aset utang terbesar untuk membiayai konsumsi berlebihannya tidak berkelanjutan," bebernya.
Postingan Ray Dalio di X muncul ketika investor, pemimpin bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia sangat membutuhkan kejelasan tentang strategi di balik tarif Presiden Donald Trump. Investor asing ramai-ramai mundur dari aset yang didukung dolar dan Treasury AS di tengah kekhawatiran yang meluas tentang stabilitas masa depan ekonomi terbesar di dunia itu.
"Berdasarkan banyak indikator, tampaknya kita berada di ambang tatanan moneter, politik domestik dan tatanan dunia internasional yang rusak karena fundamental tidak berkelanjutan dan buruk," tulis Ray Dalio dalam sebuah postingan di media sosial.
Pendiri Bridgewater Associates, hedge fund terbesar berdasarkan aset mengaku telah mendengar dari banyak orang, termasuk eksportir yang berdagang dengan Amerika Serikat, mengutarakan bahwa "apa pun yang terjadi dengan tarif ... berkurangnya ketergantungan secara radikal dengan AS adalah kenyataan yang harus direncanakan."
Baca Juga: Penasihat Danantara: Tarif Trump Bisa Bikin Sistem Keuangan Global Kolaps
"Juga semakin disadari bahwa peran Amerika Serikat sebagai konsumen barang manufaktur terbesar di dunia dan produsen aset utang terbesar untuk membiayai konsumsi berlebihannya tidak berkelanjutan," bebernya.
Postingan Ray Dalio di X muncul ketika investor, pemimpin bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia sangat membutuhkan kejelasan tentang strategi di balik tarif Presiden Donald Trump. Investor asing ramai-ramai mundur dari aset yang didukung dolar dan Treasury AS di tengah kekhawatiran yang meluas tentang stabilitas masa depan ekonomi terbesar di dunia itu.
Lihat Juga :