11.000 Pekerja Pabrikan Mobil Jepang Kena PHK, 7 Pabrik Nissan Ditutup

Selasa, 13 Mei 2025 - 18:05 WIB
"Dua pertiga dari pemutusan pekerjaan terbaru akan berasal dari sektor manufaktur, sementara sisanya berasal dari pemasaran, pekerjaan administrasi, penelitian, dan karyawan kontrak," kata CEO perusahaan, Ivan Espinosa.

Sebelumnya Nissan juga mengumumkan pengurangan 9.000 pekerja pada bulan November sebagai bagian dari upaya penghematan biaya yang katanya akan mengurangi produksi globalnya sebesar sepertiga.

Sementara itu pada bulan Februari, pembicaraan antara Nissan dan pesaing besarnya Honda gagal, setelah kedua perusahaan tidak dapat mencapai kesepakatan tentang kerja sama bernilai miliaran dolar. Rencana pembicaraan itu bakal menggabungkan bisnis mereka di tengah ketatnya persaingan, terutama melawan China.

Penggabungan tersebut akan menciptakan raksasa industri otomotif senilai USD60 miliar, yang akan membuatnya menjadi terbesar keempat di dunia berdasarkan penjualan kendaraan setelah Toyota, Volkswagen, dan Hyundai.

Setelah kegagalan negosiasi, kepala eksekutif saat itu Makoto Uchida digantikan oleh Espinosa, yang merupakan kepala perencanaan perusahaan dan kepala divisi motorsport. Nissan juga melaporkan kerugian tahunan sebesar 670 miliar yen (USD4,5 miliar).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!