Permintaan Mata Uang Lokal Melonjak di Eropa, Dolar AS Mulai Terkikis

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:20 WIB
"Peningkatan transaksi mata uang non-AS sebagian besar disebabkan perkembangan teknologi dan peningkatan likuiditas. Pihak-pihak yang bertransaksi merasa bahwa harganya mungkin tidak lebih buruk daripada menggunakan dolar AS sehingga transaksi meningkat secara alami," ungkap Gen Ma, dikutip dari Watcher Guru, Kamis (15/5).

Baca Juga: Tahun Lalu Kepalanya Dihargai Rp165 Miliar oleh AS, Kini Justru Berjabat Tangan dengan Trump

Fenomena ini juga merupakan respons terhadap ketegangan perdagangan dan tarif yang terjadi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Meskipun sejumlah tarif telah dihentikan sementara, ketidakpastian masih membayangi sektor keuangan global.

Perubahan pola transaksi ini berpotensi mengubah lanskap ekonomi global terutama jika BRICS terus mendorong perdagangan menggunakan mata uang lokal, yang dapat mengurangi dominasi dolar AS dalam sistem keuangan dunia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!