Tok! BI Rate Turun 25 BPS Jadi 5,50%
Rabu, 21 Mei 2025 - 16:56 WIB
Langkah BI ini juga konsisten dengan perkiraan inflasi yang masih terkendali. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga masih terjaga. “Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga perkiraan inflasi 2025-2026 yang rendah dan tetap terkendali,” ujar Perry.
Sebagai catatan, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada periode April 2025 tercatat inflasi 1,95% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan inflasi inti 2,5% yoy. BI sendiri menyatakan keyakinannya bahwa inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran target 2,5 ± 1% untuk tahun 2025 dan 2026.
Baca Juga: Masih Ada Ruang Penurunan BI Rate, Ekonom: Asal Rupiah Jauh di Bawah Rp17.000
Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang memadai, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah.
Sebagai catatan, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada periode April 2025 tercatat inflasi 1,95% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan inflasi inti 2,5% yoy. BI sendiri menyatakan keyakinannya bahwa inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran target 2,5 ± 1% untuk tahun 2025 dan 2026.
Baca Juga: Masih Ada Ruang Penurunan BI Rate, Ekonom: Asal Rupiah Jauh di Bawah Rp17.000
Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang memadai, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah.
(akr)
Lihat Juga :