Lelucon Soal Beras Bikin Mentan Jepang Mengundurkan Diri
Senin, 26 Mei 2025 - 08:40 WIB
Tapi, Prof Nishikawa mengatakan, mereka salah pada tahun 2023 dan 2024. Mereka memperkirakan permintaan sebesar 6,8 juta ton, sementara permintaan sebenarnya tembus 7,05 juta ton. Permintaan beras meningkat karena lebih banyak turis yang mengunjungi Jepang dan meningkatnya jumlah orang yang makan di luar setelah pandemi.
Baca Juga: Harga Beras di 3 Negara Tetangga Hampir Rp100 Ribu per Kg, Mentan Amran: Indonesia Stabil
Namun produksi lebih rendah dari perkiraan yakni 6,61 juta ton, kata Prof Nishikawa. "Memang benar bahwa permintaan akan beras bakal meningkat, akibat beberapa faktor - termasuk kenyataan bahwa beras relatif terjangkau dibandingkan dengan makanan lainnya dan meningkatnya jumlah pengunjung dari luar negeri," kata juru bicara kementerian pertanian.
"Kualitas beras tidak bagus karena suhu yang tidak biasa yakni sangat tinggi juga mengakibatkan penurunan produksi beras," paparnya.
Baca Juga: Harga Beras di 3 Negara Tetangga Hampir Rp100 Ribu per Kg, Mentan Amran: Indonesia Stabil
Namun produksi lebih rendah dari perkiraan yakni 6,61 juta ton, kata Prof Nishikawa. "Memang benar bahwa permintaan akan beras bakal meningkat, akibat beberapa faktor - termasuk kenyataan bahwa beras relatif terjangkau dibandingkan dengan makanan lainnya dan meningkatnya jumlah pengunjung dari luar negeri," kata juru bicara kementerian pertanian.
"Kualitas beras tidak bagus karena suhu yang tidak biasa yakni sangat tinggi juga mengakibatkan penurunan produksi beras," paparnya.
(akr)
Lihat Juga :