Gelombang Dedolarisasi Melanda Dunia, Lebih 70 Negara Singkirkan Dolar AS

Senin, 26 Mei 2025 - 20:53 WIB
"Ini langkah besar dalam mengurangi ketergantungan pada dolar," ujar Kepala Ekonom Greater China di Standard Chartered Bank, Ding Shuang, dilansir dari Watcher Guru, Senin (26/5).

Kelompok Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) termasuk Rusia dan Kazakhstan, mencatatkan 85% transaksi lintas batas menggunakan mata uang lokal. Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan koordinasi kebijakan moneter regional.

Baca Juga: Kepalanya Dihargai Amerika Rp16,2 Miliar, Bos Kartel Narkoba Ini Dihabisi di Meksiko

Iran dan Rusia juga resmi menghapus dolar dalam perdagangan bilateral, beralih ke rubel dan rial. "Kami tidak lagi menggunakan dolar. Semua transaksi pakai mata uang kami," tegas Mohammad Reza Farzin, Gubernur Bank Sentral Iran.

China juga semakin masif mempromosikan yuan, yang kini mendominasi 47% transaksi perdagangan global. Brasil bahkan telah membuka bank kliring yuan untuk memfasilitasi perdagangan dengan China.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!