Wacana Kemasan Rokok Seragam Dinilai Ancam Industri, Ekonomi, dan Kedaulatan Nasional
Minggu, 01 Juni 2025 - 21:31 WIB
Kekhawatiran terhadap wacana penyeragaman kemasan rokok tanpa identitas merek (plain packaging) masih membayangi banyak pihak. Foto/Dok
JAKARTA - Kekhawatiran terhadap wacana penyeragaman kemasan rokok tanpa identitas merek (plain packaging) masih membayangi banyak pihak. Kebijakan ini direncanakan masuk dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) sebagai turunan dari PP Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan.
Plain packaging dinilai bukan hanya mengancam keberlangsungan industri hasil tembakau , tetapi juga membuka celah besar bagi peredaran rokok ilegal dan berpotensi melemahkan kedaulatan negara dalam menentukan arah kebijakan nasional.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Prof. Hikmahanto Juwana memberikan kritik terhadap kebijakan ini. Ia menilai, bahwa pelarangan identitas merek pada kemasan rokok akan mematikan daya saing industri legal yang selama ini mengandalkan kemasan sebagai bagian dari strategi pemasaran.
Baca Juga: Inisiatif Penyeragaman Kemasan Rokok Perlu Ditinjau Ulang
"Bagi industri yang katakanlah mempunyai keunggulan untuk rokoknya itu punya karakter gitu ya. Bukannya tidak mungkin mereka berkompetisi melakukan persaingan melalui cover atau bungkus dari rokok tersebut. Nah, kalau misalnya ini semua plain, coba bisa dibayangkan mereka tidak akan bisa bersaing," paparnya.
Plain packaging dinilai bukan hanya mengancam keberlangsungan industri hasil tembakau , tetapi juga membuka celah besar bagi peredaran rokok ilegal dan berpotensi melemahkan kedaulatan negara dalam menentukan arah kebijakan nasional.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Prof. Hikmahanto Juwana memberikan kritik terhadap kebijakan ini. Ia menilai, bahwa pelarangan identitas merek pada kemasan rokok akan mematikan daya saing industri legal yang selama ini mengandalkan kemasan sebagai bagian dari strategi pemasaran.
Baca Juga: Inisiatif Penyeragaman Kemasan Rokok Perlu Ditinjau Ulang
"Bagi industri yang katakanlah mempunyai keunggulan untuk rokoknya itu punya karakter gitu ya. Bukannya tidak mungkin mereka berkompetisi melakukan persaingan melalui cover atau bungkus dari rokok tersebut. Nah, kalau misalnya ini semua plain, coba bisa dibayangkan mereka tidak akan bisa bersaing," paparnya.
Lihat Juga :