Jerman PHK 100 Ribu Lebih Pekerja Sektor Industri, Apa yang Terjadi?
Kamis, 12 Juni 2025 - 08:38 WIB
"Kompetitor yang agresif, seperti dari China, dimana adanya tekanan harga, pelemahan pasar penjualan utama, permintaan di Eropa yang stagnan pada level rendah, dan seluruh pasar AS adalah tanda tanya besar,” katanya.
“Pada saat yang sama, perusahaan-perusahaan sedang berjuang dengan lonjakan biaya tinggi – misalnya, untuk energi dan tenaga kerja," sambungnya.
Brorhilker memperingatkan, bahwa setidaknya menjelang akhir tahun, bakal ada lagi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang mencapai 70.000 pekerja. Hal itu terutama terjadi di sektor mesin dan manufaktur otomotif, dimana banyak perusahaan telah meluncurkan program penghematan biaya untuk mengatasi kondisi pasar yang menantang.
Di sektor otomotif, yang menghadapi penurunan penjualan, persaingan yang meningkat dari China, dan pergeseran menuju e-mobilitas, hampir 6% pekerjaan dipangkas sepanjang tahun lalu, kata laporan tersebut.
Pada akhir Maret, lapangan kerja di industri tersebut mengalami penurunan menjadi sekitar 734.000. Kehilangan pekerjaan yang signifikan juga tercatat di produksi logam dan industri tekstil, dengan lapangan kerja di kedua sektor tersebut turun lebih dari 4%.
“Pada saat yang sama, perusahaan-perusahaan sedang berjuang dengan lonjakan biaya tinggi – misalnya, untuk energi dan tenaga kerja," sambungnya.
Brorhilker memperingatkan, bahwa setidaknya menjelang akhir tahun, bakal ada lagi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang mencapai 70.000 pekerja. Hal itu terutama terjadi di sektor mesin dan manufaktur otomotif, dimana banyak perusahaan telah meluncurkan program penghematan biaya untuk mengatasi kondisi pasar yang menantang.
Di sektor otomotif, yang menghadapi penurunan penjualan, persaingan yang meningkat dari China, dan pergeseran menuju e-mobilitas, hampir 6% pekerjaan dipangkas sepanjang tahun lalu, kata laporan tersebut.
Pada akhir Maret, lapangan kerja di industri tersebut mengalami penurunan menjadi sekitar 734.000. Kehilangan pekerjaan yang signifikan juga tercatat di produksi logam dan industri tekstil, dengan lapangan kerja di kedua sektor tersebut turun lebih dari 4%.
Lihat Juga :