Pengusaha Minta Subsidi Setrum Diperbesar Demi Kurangi Beban

Selasa, 08 September 2020 - 16:52 WIB
Kata dia penurunan tarif listrik ini harus bisa meringankan industri hotel. Pasalnya, Industri perhotelan perlu adanya keringanan listrik yang besar, agar tidak membebani keuangan perusahaan akibat pandemi virus covid-19.

"PLN memang sudah menurunkan tarif nya, tapi itu relatif kecil hanya 1,5%, hanya 22,5 rupiah per kilowatt hour yang memang untuk sektor kami khususnya di hotel dan restoran ini komponen energi atau komponen listrik itu mencakup 25%. Jadi yang paling besar adalah listrik dan tenaga kerja. Tenaga kerja itu kira-kira sekitar antara 25 sampai 30% komponen dan tapi listrik kira-kira 25%," katanya.

(Baca Juga: Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Sepanjang Tahun, PLN Pastikan Tepat Sasaran )

Dia berharap, tarif tenaga listrik dapat kembali mengalami perubahan melihat perkembangan ICP, kurs, inflasi, dan HPB. Selain itu, efisiensi yang dilakukan PLN juga dapat menjadi pemicu turunnya tarif tenaga listrik. "Kita berharap adanya kebijakan yang membantu kita," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!