Gimana Mau Bangkit? Anggaran Belanja UMKM Rp307 Triliun Baru Terserap 20%

Selasa, 08 September 2020 - 17:04 WIB
"Kami bersama LKPP dan daerah sedang giat melakukan pelatihan-pelatihan kepada para pelaku UMKM di daerah. Lewat e-commerce juga kami giatkan, sehingga K/L untuk konsumsi belanja produk UMKM dan koperasi di platform digital ya sudah bisa lah karena mudah," ungkap Teten.

Baca Juga: Asyik! Ngutang KUR Sekarang Bunganya Makin Ringan

Namun, untuk belanja di kisaran Rp50 juta - Rp 200 juta harus lewat LPSE LKPP. Selain itu, pihak lain yang masih memiliki daya beli adalah badan usaha milik negara (BUMN). "Kami sebelumnya sudah membuat MoU dengan Menteri BUMN Erick Thohir agar belanja yang Rp14 miliar kebawah itu untuk membeli produk koperasi dan UMKM, bukan hanya barang, tapi jasa juga. Terlebih, BUMN sekarang mengembangkan Pasar Digital BUMN (PaDi), jadi kalau produk mereka masuk kesitu, tentu akan sangat membantu," papar Teten.

Kendati demikian, belanja pemerintah dan BUMN untuk membeli produk UMKM ini tidak bisa berlaku ke semua. Hal ini terkait pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat paripurna sebelumnya."Dalam rapat paripurna kemarin, Pak Jokowi sudah menyampaikan untuk menyerap produk pangan, pertanian, dan perikanan yang tidak terserap pasar, seperti ikan, komoditas jagung, kopi, termasuk kemarin bawang putih di Brebes," tukas Teten.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!