KAI Logistik Raih Peringkat AA dari Pefindo

Jum'at, 20 Juni 2025 - 15:54 WIB
Selain proyek terminal, KAI Logistik juga tengah mengembangkan layanan container yard di Sumatera Selatan. Fasilitas ini ditargetkan mampu menangani muatan batu bara sebesar 1–1,5 juta ton per tahun pada tahap awal, dan dapat mencapai kapasitas maksimal hingga 4 juta ton per tahun.

Batu bara menjadi komoditas utama yang menopang pertumbuhan bisnis KAI Logistik. Melalui pengembangan layanan angkutan berbasis kereta api dan infrastruktur pendukung di Sumatera Selatan, perusahaan berupaya menciptakan solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan.

Tak hanya di sektor energi, KAI Logistik juga memperluas pengembangan fasilitas pergudangan modern di Pulau Jawa. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat layanan logistik terintegrasi yang dibutuhkan oleh berbagai sektor industri.

Sejalan dengan transformasi dan ekspansi tersebut, KAI Logistik memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 10,4%. Perusahaan menargetkan pendapatan mencapai Rp1,8 triliun pada tahun 2029.

Dari sisi volume produksi, perusahaan membidik CAGR sebesar 11,8%, dengan target volume angkutan mencapai 47,2 juta ton pada 2029. Capaian ini ditopang oleh strategi penguatan infrastruktur, diversifikasi layanan, dan efisiensi operasional.

Baca Juga: Tiket KA Ekonomi Diskon 30% hingga 31 Juli 2025, Buruan Serbu!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!