Membaca Skenario Penutupan Selat Hormuz, Apa Untung Ruginya buat Iran?
Senin, 23 Juni 2025 - 12:44 WIB
Serangan terhadap pelayaran juga dibahas dalam analisis terbaru Capital Economics yang menguraikan efek dari empat skenario potensial dalam beberapa minggu mendatang, mulai dari konflik singkat hingga perubahan rezim.
Ketidakpastian ekonomi yang paling besar kemungkinan bisa datang dari skenario 'konflik berkepanjangan tanpa jalan keluar,' yang menurut kelompok tersebut, dapat mencakup serangan reguler dalam beberapa bulan ke depan terhadap sektor pelayaran dan transit energi dari Iran dan proksinya.
Baca Juga: AS Desak China Bujuk Iran Tak Menutup Selat Hormuz
Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, analis memperkirakan "mungkin akan membuat harga minyak lebih tinggi dalam rentang USD130-USD150 per barel, meningkatkan inflasi di negara-negara maju sebesar 2-2,5%-pts pada akhir 2025 dan akan menjadi ancaman terbesar di pasar.
Tetapi yang terpenting, tambah para ekonom, adalah bahwa "kita mungkin tidak mengetahui akhir permainan untuk beberapa waktu."
Ketidakpastian ekonomi yang paling besar kemungkinan bisa datang dari skenario 'konflik berkepanjangan tanpa jalan keluar,' yang menurut kelompok tersebut, dapat mencakup serangan reguler dalam beberapa bulan ke depan terhadap sektor pelayaran dan transit energi dari Iran dan proksinya.
Baca Juga: AS Desak China Bujuk Iran Tak Menutup Selat Hormuz
Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, analis memperkirakan "mungkin akan membuat harga minyak lebih tinggi dalam rentang USD130-USD150 per barel, meningkatkan inflasi di negara-negara maju sebesar 2-2,5%-pts pada akhir 2025 dan akan menjadi ancaman terbesar di pasar.
Tetapi yang terpenting, tambah para ekonom, adalah bahwa "kita mungkin tidak mengetahui akhir permainan untuk beberapa waktu."
(akr)
Lihat Juga :