Masuk Fortune 500 Southeast Asia Dua Tahun Beruntun, Bukti Strategi HRTA Solid
Kamis, 26 Juni 2025 - 15:52 WIB
Laba bersih perusahaan turut bertumbuh 44,60% YoY sebesar Rp442,18 miliar. Sementara itu pada 1Q25, perusahaan mencatatkan pendapatan Rp6,7 Triliun, meningkat 68,97% YoY, laba bersih mencapai Rp149,75 miliar, naik 45,82% YoY.
Dalam upaya memperkuat kredibilitas dan standar global, lanjut dia, saat ini HRTA tengah menargetkan perolehan sertifikasi LBMA (London Bullion Market Association). Proses audit telah berhasil diselesaikan, dan Perseroan kini berada pada tahap akhir dalam proses verifikasi.
Baca Juga: Emas Bukan Sekadar Investasi Jangka Panjang, tapi Sebagai Penjaga
Sertifikasi ini diharapkan dapat diperoleh pada akhir tahun 2025 atau pada awal tahun 2026, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Perseroan terhadap kualitas dan tata kelola yang diakui secara internasional.
"Selain itu, Perseroan terus memperkuat pangsa pasarnya, menjadikan Perseroan sebagai acuan dalam hal inovasi dan standar kualitas industri perhiasan emas dan emas batangan di Indonesia," ungkapnya.
Dalam upaya memperkuat kredibilitas dan standar global, lanjut dia, saat ini HRTA tengah menargetkan perolehan sertifikasi LBMA (London Bullion Market Association). Proses audit telah berhasil diselesaikan, dan Perseroan kini berada pada tahap akhir dalam proses verifikasi.
Baca Juga: Emas Bukan Sekadar Investasi Jangka Panjang, tapi Sebagai Penjaga
Sertifikasi ini diharapkan dapat diperoleh pada akhir tahun 2025 atau pada awal tahun 2026, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Perseroan terhadap kualitas dan tata kelola yang diakui secara internasional.
"Selain itu, Perseroan terus memperkuat pangsa pasarnya, menjadikan Perseroan sebagai acuan dalam hal inovasi dan standar kualitas industri perhiasan emas dan emas batangan di Indonesia," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :