Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds

Rabu, 09 September 2020 - 10:56 WIB
Greenback duduk di level tertinggi satu bulan terhadap enam mata uang rivalnya, dimana USD naik tipis terhadap pound, euro dan kiwi. Di awal perdagangan, safe-haven Yen Jepang naik ke puncak satu minggu di 105,83 per dolar karena investor melihat ke pasar ekuitas yang gelisah.

(Baca Juga: Mata Uang Garuda Masih Tertekan Perseteruan Dua Bebuyutan )

Penurunan hampir 8% pada harga minyak mentah AS juga telah membebani mata uang eksportir minyak, dengan dolar Kanada mencapai level terendah tiga minggu di posisi 1,3256 per dolar dan krone NOK = Norwegia pada level terendah sejak akhir Juli.

Poundsterling bagaimanapun, telah menjadi pecundang terbesar karena kekhawatiran bahwa Inggris sedang bersiap untuk melemahkan perjanjian perceraian Brexit-nya. Inggris akan menetapkan cetak biru untuk kehidupan di luar Uni Eropa pada hari Rabu, menerbitkan undang-undang yang diakui menteri pemerintah akan melanggar hukum internasional dengan "cara terbatas" dan dapat memperburuk pembicaraan perdagangan.

Pounds turun 1,5% terhadap dolar dalam sesi semalam, turun tipis ke level terendah enam minggu menjadi 1,2962 terhadap USD di Asia dan telah kehilangan hampir 4% dalam waktu kurang dari seminggu. Ini juga mencapai level terendah enam minggu terhadap euro, dari 90,57 pence dan telah jatuh 2,6% menjadi 137,38 saat melawan yen dalam tiga sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!