Maskapai Penerbangan Qantas Dibobol Hacker, Jutaan Data Penumpang Dicuri

Rabu, 02 Juli 2025 - 11:26 WIB
Qantas telah melaporkan insiden ini kepada otoritas terkait termasuk Australian Cyber Security Centre dan Kepolisian Federal Australia. Maskapai ini juga telah mengerahkan tim ahli keamanan siber independen untuk menyelidiki kasus tersebut.

CEO Qantas, Vanessa Hudson, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan. "Kami menyadari kekhawatiran yang timbul dan berkomitmen memberikan dukungan penuh," ujarnya.

Maskapai menyiapkan saluran khusus untuk memberikan update terkini kepada pelanggan. Insiden ini terjadi di tengah tren peningkatan serangan siber di Australia. Data terbaru menunjukkan kenaikan 25% kasus kebocoran data pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sektor kesehatan dan pemerintahan menjadi yang paling rentan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!