Xi Jinping dan Putin Absen KTT BRICS 2025 di Brasil, Ada Apa?

Kamis, 03 Juli 2025 - 14:51 WIB
Meski secara simbolik ketidakhadiran Xi dinilai melemahkan posisi China di forum ini, pengaruh Beijing dalam BRICS dinilai masih kuat. "China tetap menjadikan BRICS sebagai instrumen strategis untuk membangun tatanan global baru yang tidak bergantung pada dominasi Barat," ujar Einar Tangen, peneliti senior Taihe Institute.

Baca Juga: Baba Vanga-nya Jepang Ramal Tsunami Dahsyat 5 Juli 2025 Picu Ketakutan, Pakar Angkat Bicara

Sejak berdiri pada 2009, BRICS tumbuh dari lima negara menjadi 11 anggota. Kelompok ini dipandang sebagai alternatif geopolitik bagi negara-negara berkembang yang ingin memperkuat kedaulatan finansial dan otonomi strategis, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dari negara maju.

KTT BRICS 2025 optimistis menghasilkan kesepakatan konkret, terutama dalam kerja sama keuangan, pembangunan, dan transformasi teknologi. Fokus diskusi juga mencakup isu konflik global, dedolarisasi, ketahanan pangan, dan reformasi lembaga internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!