Perdagangan Global BRICS Tembus Rp64.768 Triliun, Melonjak Lebih Tujuh Kali Lipat
Minggu, 06 Juli 2025 - 20:36 WIB
Arus investasi ke negara-negara BRICS meningkat dari USD84 miliar pada 2001 menjadi USD355 miliar pada 2021. Porsi BRICS dalam total FDI global pun melonjak dua kali lipat, dari 11 persen menjadi 22 persen, seiring dengan masuknya negara-negara seperti Indonesia, Vietnam, UEA, dan Arab Saudi yang juga menjadi destinasi FDI utama.
Dengan dukungan FDI, BRICS mampu memfasilitasi transfer teknologi, penguatan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan transisi energi bersih. Dalam dua dekade terakhir, kelompok ini mengalami perluasan pengaruh signifikan dalam perekonomian global.
Laporan dari Carnegie Endowment for International Peace menunjukkan bahwa sejak tahun 2000, kontribusi BRICS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global berdasarkan paritas daya beli (PPP) meningkat dari 21 persen menjadi hampir 35 persen. Sebaliknya, porsi negara-negara G7 menurun dari 43 persen menjadi 30 persen. Pada 2018, BRICS melampaui G7 dalam indikator ini, dan kesenjangan semakin melebar pada 2024.
KTT BRICS ke-17 dijadwalkan akan membahas langkah strategis untuk memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, dan pembiayaan di antara negara-negara Selatan. Forum ini juga diproyeksikan menjadi ruang untuk merumuskan tatanan ekonomi dunia yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berbasis multipolaritas.
Dengan dukungan FDI, BRICS mampu memfasilitasi transfer teknologi, penguatan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan transisi energi bersih. Dalam dua dekade terakhir, kelompok ini mengalami perluasan pengaruh signifikan dalam perekonomian global.
Laporan dari Carnegie Endowment for International Peace menunjukkan bahwa sejak tahun 2000, kontribusi BRICS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global berdasarkan paritas daya beli (PPP) meningkat dari 21 persen menjadi hampir 35 persen. Sebaliknya, porsi negara-negara G7 menurun dari 43 persen menjadi 30 persen. Pada 2018, BRICS melampaui G7 dalam indikator ini, dan kesenjangan semakin melebar pada 2024.
KTT BRICS ke-17 dijadwalkan akan membahas langkah strategis untuk memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, dan pembiayaan di antara negara-negara Selatan. Forum ini juga diproyeksikan menjadi ruang untuk merumuskan tatanan ekonomi dunia yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berbasis multipolaritas.
(nng)
Lihat Juga :