Asosiasi Petani Tembakau Desak Pembatalan Pasal Tembakau dalam PP 28/2024

Selasa, 15 Juli 2025 - 20:37 WIB
"Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan varietas tembakau terbesar di dunia. Sebagai negara besar, kita harus punya kendali penuh atas kebijakan industri ini, tanpa harus tunduk pada tekanan atau kepentingan asing seperti FCTC," tegas Mudi atas dukungan kedaulatan negara.

Baca Juga: Industri Rokok Terjepit Regulasi, Jutaan Pekerja Terancam PHK



Mudi juga memperingatkan bahwa jika aturan turunan seperti Rancangan Permenkes disahkan, dampaknya akan sangat terasa, terutama bagi petani. Industri yang sudah terpukul oleh kenaikan tarif cukai akan semakin tertekan, dan serapan hasil panen petani pun akan menurun.

APTI sendiri telah aktif berdialog dengan pemerintah sejak 2019, menyuarakan keresahan petani terkait kebijakan cukai dan regulasi tembakau. Mudi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan industri dan petani.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!