Putin Tegaskan Sistem Keuangan Barat Sudah Usang, BRICS Tawarkan Alternatif Baru

Jum'at, 18 Juli 2025 - 07:43 WIB
Putin menyebut sistem keuangan baru ini akan menjadi pilar penting dalam menjaga kedaulatan ekonomi negara-negara BRICS. Menurut laporan Watcher Guru, aliansi BRICS saat ini mencakup sekitar 35 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) dunia dan terus menarik minat dari negara-negara mitra baru di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Rencana pengembangan mata uang bersama BRICS juga terus digodok. Diskusi internal telah dimulai sejak awal 2024, dan kini mulai diformalkan dalam agenda resmi organisasi. Target utamanya adalah menciptakan alternatif nyata terhadap dominasi dolar AS dalam transaksi global.

Moskow memanfaatkan perluasan BRICS sebagai kesempatan untuk memperluas akses perdagangan dan keuangan, sekaligus meminimalisir dampak isolasi ekonomi akibat sanksi Barat. Bagi Rusia, keberhasilan proyek ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang menghadapi tekanan geopolitik.

Kendati tantangan masih besar, inisiatif keuangan alternatif BRICS dinilai telah mengganggu status quo global. Jika berhasil, sistem ini berpotensi mengubah wajah arsitektur keuangan dunia yang selama puluhan tahun dikendalikan oleh institusi-institusi Barat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!