Cikal Bakal Bisnis Keluarga Djarum, Berawal dari Kakek Buyut Jualan Minyak Kacang Tanah

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:38 WIB
Antara tahun 1942 hingga 1951, Oei Wie Gwan menjajaki berbagai sektor bisnis, termasuk menjadi kontraktor untuk pembangunan landasan udara Ahmad Yani. Namun, titik balik terjadi pada tahun 1951 ketika ia membeli sebuah pabrik rokok kretek kecil di Kudus, yang menjadi cikal bakal kesuksesan Djarum.

"Keluarga kami bukanlah tipe yang tiba-tiba kaya. Kami berkembang secara bertahap. Saya melihat perjalanan ini dari generasi ke generasi, dan kualitas makam keluarga mencerminkan kemajuan kami," kata Victor, menekankan pentingnya ketekunan dan kerja keras dalam membangun bisnis.

Baca Juga: Begini Cara Hartono Bersaudara Sulap Bisnis Keluarga Jadi Kerajaan Global Senilai Rp763 Triliun

Kini, Djarum telah berkembang menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Selain itu, Djarum Group juga merambah ke berbagai sektor, termasuk perbankan, properti, elektronik, dan kesehatan. Keberhasilan ini tidak lepas dari warisan dan nilai-nilai yang ditanamkan oleh generasi sebelumnya.

Victor menegaskan bahwa perjalanan bisnis Djarum adalah contoh nyata dari ketekunan dan inovasi. Perjalanan inspiratif ini Djarum tidak hanya menjadi raksasa industri, tetapi juga simbol dari semangat berwirausaha. "Kami terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat," tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!