Halangi China Beli Minyak Rusia, AS Ancam Jatuhkan Tarif 100 Persen

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:00 WIB
Pejabat China menanggapi, ancaman AS itu dengan menyatakan bahwa China adalah negara berdaulat dengan kebutuhan energi, dan pembelian minyak akan didasarkan pada kebijakan internal negara tersebut.

"China sangat serius mengenai kedaulatan mereka. Kami tidak ingin mengganggu kedaulatan, jadi mereka ingin membayar tarif 100%," kata Bessent.

Baca Juga: Negosiasi Dagang AS-China Memanas, Sasar Pembelian Minyak Rusia dan Iran

Sebagai informasi China masih menjadi pembeli terbesar minyak Rusia, dengan jumlah mencapai sekitar 2 juta barel per hari, diikuti oleh India dan Turki. Bessent juga mengatakan, bahwa dia telah memperingatkan rekannya, Wakil Perdana Menteri He Lifeng, bahwa penjualan barang-barang Tiongkok yang berakhir menjadi senjata akan merugikan upaya mereka untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan Eropa.

"Saya menunjukkan kepada mereka bahwa itu sangat merusak persepsi publik mereka di Eropa karena mereka berkontribusi pada perang di perbatasan Eropa," ujar Bessent.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!