Kisah 5 Maskapai Penerbangan yang Sudah Bangkrut di Indonesia
Rabu, 06 Agustus 2025 - 08:12 WIB
Setelah berkembang, maskapai yang semula bernama Sempati Air Transport (SAT) berubah nama menjadi Sempati Air. Namun nasibnya harus berakhir seiring dengan krisis yang melanda. Maskapai ini berhenti beroperasi pada Mei 1998—bulan yang sama dengan lengsernya Soeharto.
Jangkauan rute dan penambahan armada pesawatnya terbilang ekspansif sejak didirikan pada 2002. Namun, sebuah kecelakaan nahas membuat reputasi Adam Air langsung ambruk seketika. Saat itu, pesawat Adam Air KI 457 rute Jakarta-Manado mengalami insiden kecelakaan di atas perairan Majene setelah hilang dari radar.
Semua penumpang dan awaknya yang berjumlah 102 orang meninggal. Tak lama setelah kecelakaan tersebut, pemerintah mencabut izin terbangnya pada 19 Juni 2008 yang menandai berhentinya operasional Adam Air di Tanah Air.
Akhir Februari 2011, para kreditur menyetujui restrukturisasi utang Mandala menjadi saham dan kembali beroperasi pada Juni 2011. Namun, Mandala menghentikan kegiatan operasionalnya mulai 1 Juli 2014 lantaran kondisi pasar turun dan biaya operasional membengkak karena depresiasi rupiah.
Pailitnya Batavia Air berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang disampaikan pada 30 Januari 2013 silam. Data yang dihimpun dari berbagai sumber, sebab utama perusahaan dinyatakan bangkrut lantaran memiliki utang bernilai jumbo.
2. Adam Air
Pada 2008 silam, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan tuntutan kreditur untuk memailitkan PT Adam SkyConnection atau AdamAir. Sebelumnya, maskapai penerbangan swasta itu disebut-sebut sebagai maskapai penerbangan berbiaya rendah atau low cost carrier terbaik di Indonesia.Jangkauan rute dan penambahan armada pesawatnya terbilang ekspansif sejak didirikan pada 2002. Namun, sebuah kecelakaan nahas membuat reputasi Adam Air langsung ambruk seketika. Saat itu, pesawat Adam Air KI 457 rute Jakarta-Manado mengalami insiden kecelakaan di atas perairan Majene setelah hilang dari radar.
Semua penumpang dan awaknya yang berjumlah 102 orang meninggal. Tak lama setelah kecelakaan tersebut, pemerintah mencabut izin terbangnya pada 19 Juni 2008 yang menandai berhentinya operasional Adam Air di Tanah Air.
3.Mandala Airlines
Mandala Airlines, yang kemudian bernama Tigerair Mandala, pertama kali beroperasi pada 17 April 1969. Maskapai ini kemudian dibeli oleh Indigo Partners dan Cardig International tahun 2006. Karena masalah utang, Mandala berhenti beroperasi pada 12 Januari 2011.Akhir Februari 2011, para kreditur menyetujui restrukturisasi utang Mandala menjadi saham dan kembali beroperasi pada Juni 2011. Namun, Mandala menghentikan kegiatan operasionalnya mulai 1 Juli 2014 lantaran kondisi pasar turun dan biaya operasional membengkak karena depresiasi rupiah.
4.Batavia Air
Batavia Air mulai penerbangannya pada 5 Januari 2012 di bawah manajemen PT Metro Batavia. Namun, baru genap setahun, tepatnya 30 Januari 2013, maskapai swasta ini berhenti beroperasi lantaran bangkrut.Pailitnya Batavia Air berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang disampaikan pada 30 Januari 2013 silam. Data yang dihimpun dari berbagai sumber, sebab utama perusahaan dinyatakan bangkrut lantaran memiliki utang bernilai jumbo.
Lihat Juga :