Indonesia Masih Nego Tarif Trump, Minta Komoditas Kopi hingga Nikel Bebas Tarif ke AS

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 13:17 WIB
"Jadi itu masih ada upaya untuk mendapatkan penurunan, lebih banyak dari segi tarif. Jadi memang masih berjalan, saat ini yang dikenakan yang jelas adalah barang yang kena MFN (tarif bea masuk), itu 19 persen," tambahnya.

Kesempatan sebelumnya, Ketua Bidang Perdagangan DPN Apindo, Anne Patricia Susanto menilai posisi tarif yang dikenakan untuk Indonesia saat ini lebih kompetitif jika dibandingkan tarif yang ditetapkan untuk beberapa negara, seperti Thailand 36%, Laos 40%, atau Vietnam 20%.

Anne mengatakan, APINDO kemajuan diplomasi harus diiringi dengan pembenahan menyeluruh di dalam negeri. Sebab daya saing ekspor tidak hanya bergantung pada tarif semata, sehingga yang perlu diperhatikan juga adalah kepastian dan kemudahan berusaha di dalam negeri, efisiensi biaya logistik, efisiensi energi, hingga regulasi dan infrastruktur yang mendukung.

Baca Juga: Berapa Tarif Impor Trump ke Malaysia? Nilai Kesepakatan Capai Rp2,45 Kuadriliun

"Sejumlah negara pesaing kita di kawasan saat ini masih dalam proses negosiasi dengan pemerintah AS. Karena itu, kita perlu terus mencermati secara saksama posisi akhir kompetitor kita, yang bisa saja mengubah konstelasi persaingan kawasan dalam waktu dekat," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!