Perkebunan Sawit Diklaim Jadi Juru Selamat Perekonomian Nasional
Senin, 01 September 2025 - 22:15 WIB
Eddy pun mengaku prihatin lantaran ada 37 kementerian dan lembaga (K/L) yang mengelola perkebunan kelapa sawit justru kalah dengan Malaysia. Negeri Jiran -julukan Malaysia- itu hanya memiliki satu lembaga, namun produksi kebun kelapa sawitnya lebih besar.
Dia juga mengatakan, petani perkebunan inti rakyat (PIR) memiliki peran yang cukup penting, termasuk juga Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (Aspekpir) yang menaungi para petani plasma tersebut.
Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025 sendiri didukung oleh IAS Global, PT Bio Sarana Indonesia (BSI), Bio Industri Nusantara (Bionusa) dan PT Restoe Bumi Lestari serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Riau dan PTPN IV Regional III Riau.
Ketua Dewan Pengawas Aspekpir, Rusman Heriawan mengatakan, gelaran ini tidak hanya membahas aspek bisnis saja, tetapi juga mencakup inovasi dalam budidaya serta pasca-panen kelapa sawit. Kegiatan ini menampilkan berbagai teknologi baru yang lebih ramah lingkungan.
"Ini merupakan bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa pengembangan kelapa sawit tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan," kata Rusman.
Dia juga mengatakan, petani perkebunan inti rakyat (PIR) memiliki peran yang cukup penting, termasuk juga Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (Aspekpir) yang menaungi para petani plasma tersebut.
Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025 sendiri didukung oleh IAS Global, PT Bio Sarana Indonesia (BSI), Bio Industri Nusantara (Bionusa) dan PT Restoe Bumi Lestari serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Riau dan PTPN IV Regional III Riau.
Ketua Dewan Pengawas Aspekpir, Rusman Heriawan mengatakan, gelaran ini tidak hanya membahas aspek bisnis saja, tetapi juga mencakup inovasi dalam budidaya serta pasca-panen kelapa sawit. Kegiatan ini menampilkan berbagai teknologi baru yang lebih ramah lingkungan.
"Ini merupakan bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa pengembangan kelapa sawit tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan," kata Rusman.
Lihat Juga :