Perkebunan Sawit Diklaim Jadi Juru Selamat Perekonomian Nasional

Senin, 01 September 2025 - 22:15 WIB
Menurut Rusman, kemitraan antara Aspekpir dan perusahaan menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong kemajuan sektor sawit nasional. Saat ini Aspekpir menaungi sekitar 800.000 hektare dari total 16 juta hektare perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

SEVP Business Support PTPN IV Regional III Riau, Bambang Budi Santoso menegaskan, langkah yang diambil oleh Aspekpir dengan menyelenggarakan Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025 selaras dengan programnya, yakni memperkuat kemitraan di perkebunan sawit. Dia berharap kegiatan ini mendukung terbentuknya petani kelapa sawit yang sejahtera dengan kemitraan yang kuat dan menjadi pejuang devisa negara.

"Kita juga pastikan bahwa produksi industri sawit akan semakin baik lewat kemitraan," paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aspekpir Indonesia, Setiyono berharap bisnis kemitraan sawit 2025 dapat menjadi agenda rutin dan tahunan dalam rangka memperkokoh pengembangan sawit berkelanjutan melalui kerja sama kemitraan inti plasma yang saling menguatkan.

Dia menegaskan hingga kini kelapa sawit menjadi tulang punggung perekonomian national tidak terlepas dari peran strategis petani sawit plasma. "Kemitraan inti plasma adalah kemitraan strategis yang harus diperkuat," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!