Purbaya Rapat Perdana Bareng DPR, Singgung Ekonomi RI hingga Danantara

Rabu, 10 September 2025 - 14:06 WIB
Purbaya menjelaskan bahwa ketahanan ekonomi tersebut didukung oleh konsumsi rumah tangga yang kuat, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor dan impor yang tetap terjaga. Sektor manufaktur pun tumbuh pesat berkat permintaan domestik yang tinggi, menjadikannya kontributor utama pertumbuhan.

Mengenai target tahun depan, pemerintah memasang sasaran pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen untuk 2026. Konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi pilar utama dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 5,2 persen.

Selain itu, investasi juga ditargetkan tumbuh 5,2 persen, terutama didorong oleh percepatan investasi di sektor-sektor bernilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor. Peningkatan investasi diharapkan memicu pertumbuhan ekspor hingga mencapai target 6,7 persen.

Pada sisi lain, inflasi berhasil dikendalikan dalam rentang target 1,5 hingga 3,5 persen sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Kondisi ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Meski demikian, Purbaya mengingatkan adanya sejumlah risiko ketidakpastian global yang harus diwaspadai, seperti perang dagang, konflik geopolitik, serta ancaman keamanan siber yang dapat memberikan tekanan pada perekonomian domestik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!