Mengenal UPI, Sistem Pembayaran Elektronik yang Mengancam Dominasi Dolar AS

Jum'at, 26 September 2025 - 15:24 WIB
Dikutip dari The Economic Times, sejumlah negara anggota BRICS dan Asia telah menunjukkan minat mengintegrasikan UPI ke dalam jaringan pembayaran mereka. Jika adopsi lintas negara semakin luas, dominasi dolar AS sebagai mata uang perantara dalam transaksi internasional bisa semakin tergerus.

Selain faktor efisiensi, biaya transaksi lintas batas melalui UPI juga lebih murah. Hal ini menarik bagi banyak negara berkembang yang selama ini terbebani biaya tinggi dalam menggunakan sistem pembayaran berbasis dolar.

Baca Juga: Trump Perintahkan Hukuman Mati Diterapkan Kembali di Ibu Kota AS

Dengan adopsi global yang kian meluas, UPI dinilai mampu mendorong terciptanya sistem pembayaran internasional yang lebih inklusif. Selain memudahkan masyarakat bertransaksi, sistem ini juga dapat memperkuat upaya de-dolarisasi yang sedang digencarkan oleh sejumlah negara, khususnya di kawasan BRICS.

Secara keseluruhan, UPI bukan hanya sekadar inovasi teknologi finansial, melainkan juga instrumen strategis yang berpotensi mengubah peta kekuatan ekonomi global. Bila semakin banyak negara mengadopsi sistem ini, bukan mustahil dominasi dolar AS dalam perdagangan internasional akan menghadapi tantangan serius.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!