Kurs Rupiah Panas Dingin Sentuh Rp16.738 per USD
Jum'at, 26 September 2025 - 17:23 WIB
Selain itu, laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 diperkirakan akan melambat dengan pertumbuhan cuma 4,7% year-on-year. Alhasil pada keseluruhan tahun, ekonomi RI diprediksi tumbuh hanya 4,9% tahun ini dan selanjutnya pada 2026 lajunya tak berubah. Baru pada 2027, pertumbuhan ekonomi diperkirakan sedikit naik jadi 5%.
Baca Juga: Sikap Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid 3 Bikin Rupiah Terkapar ke Rp16.749 per USD
Selain itu, inflasi tahun ini di prediksi akan rendah di level 1,8%, lebih lambat. Sedangkan tahun depan, inflasi diprediksi naik ke kisaran 2,6%. Adapun perkiraan tingkat BI Rate, tingkat bunga acuan akhir tahun ini diprediksi akan di level 4,5% yang mencerminkan akan ada sekali lagi pemotongan sebelum tutup tahun.
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.730 - Rp16.800 per dolar AS.
Baca Juga: Sikap Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid 3 Bikin Rupiah Terkapar ke Rp16.749 per USD
Selain itu, inflasi tahun ini di prediksi akan rendah di level 1,8%, lebih lambat. Sedangkan tahun depan, inflasi diprediksi naik ke kisaran 2,6%. Adapun perkiraan tingkat BI Rate, tingkat bunga acuan akhir tahun ini diprediksi akan di level 4,5% yang mencerminkan akan ada sekali lagi pemotongan sebelum tutup tahun.
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.730 - Rp16.800 per dolar AS.
(akr)
Lihat Juga :