Mau Tak Mau Pemerintah Harus Berhutang, Menerbitkan Global Bond Disebut Wajar

Sabtu, 12 September 2020 - 20:30 WIB
Meski demikian, pemerintah diminta tegas dalam mempertanggung jawabkan utang dengan meningkatkan realisasi berbagai program penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). "Seperti meningkatkan serapan berbagai sektor untuk pemulihan ekonomi nasional. Khususnya kesehatan, insentif usaha dan lainnya," ujar dia.

(Baca Juga: Covid-19 Bikin Belanja Pemerintah Membengkak, Tapi Pajak Loyo )

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, penerbitan surat utang global atau global bond menjadi suatu hal wajar dilakukan di sejumlah negara-negara dunia. Penerbitan surat utang itu pun didasari untuk keperluan negara dalam melakukan pemulihan ekonomi.

Dia mengatakan, penerbitan surat utang Indonesia sendiri dilakukan untuk menambah jumlah pembiayaan penanganan Covid-19. Sebab, beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak cukup jika terus-terusan dikuras. Oleh karenanya, butuh pembiayaan alternatif lain untuk menopang APBN.

(Baca Juga: Mantap! The Power of Emak-Emak Ikut Borong Pembelian Surat Utang Negara )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!