MMSGI Tingkatkan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Wilayah Tambang
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 21:16 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto saat meninjau program pemberdayaan masyarakat dari MMSGI. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT MMS Group Indonesia (MMSGI) mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui serangkaian program pemberdayaan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Berbagai inisiatif yang dijalankan terbukti mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi komunitas lokal.
CEO MMSGI Sendy Greti menegaskan, setiap program yang dijalankan perusahaan diarahkan untuk memberikan dampak nyata yang selaras dengan pembangunan berkelanjutan. "Keberhasilan kami tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10).
Baca Juga: MHU Dorong Kemandirian Desa Melalui Vokasi dan Kakao
Salah satu program unggulan adalah Pompa Hydram yang dijalankan oleh anak perusahaan, PT Multi Haraman Utama (MHU). Inisiatif ini memanfaatkan kolam bekas tambang menjadi sumber air bersih bagi 582 kepala keluarga. Teknologi ramah lingkungan ini dioperasikan tanpa listrik maupun bahan bakar.
Pengelolaan Pompa Hydram diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sejak dimulai tahun 2023, program yang mendapat dukungan pendanaan Rp2,1 miliar ini berhasil menciptakan ekosistem berkelanjutan bagi masyarakat.
Program lain yang tak kalah impactful adalah Rumah Cokelat Lung Anai, yang mendukung penghidupan masyarakat adat Dayak Kenyah melalui hilirisasi tanaman cokelat. Sebanyak 50 petani mengelola perkebunan kakao seluas 100 hektare dengan pendapatan mencapai Rp30.000 per kilogram biji kakao mentah.
CEO MMSGI Sendy Greti menegaskan, setiap program yang dijalankan perusahaan diarahkan untuk memberikan dampak nyata yang selaras dengan pembangunan berkelanjutan. "Keberhasilan kami tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10).
Baca Juga: MHU Dorong Kemandirian Desa Melalui Vokasi dan Kakao
Salah satu program unggulan adalah Pompa Hydram yang dijalankan oleh anak perusahaan, PT Multi Haraman Utama (MHU). Inisiatif ini memanfaatkan kolam bekas tambang menjadi sumber air bersih bagi 582 kepala keluarga. Teknologi ramah lingkungan ini dioperasikan tanpa listrik maupun bahan bakar.
Pengelolaan Pompa Hydram diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sejak dimulai tahun 2023, program yang mendapat dukungan pendanaan Rp2,1 miliar ini berhasil menciptakan ekosistem berkelanjutan bagi masyarakat.
Program lain yang tak kalah impactful adalah Rumah Cokelat Lung Anai, yang mendukung penghidupan masyarakat adat Dayak Kenyah melalui hilirisasi tanaman cokelat. Sebanyak 50 petani mengelola perkebunan kakao seluas 100 hektare dengan pendapatan mencapai Rp30.000 per kilogram biji kakao mentah.
Lihat Juga :