Ancam Geser Dana Rp200 T Tak Terserap Himbara ke Bank Lain, Purbaya: BTN Agak Lambat
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 20:12 WIB
"Tapi gini, dengan penempatan dana, bukan penempatan, ya. Saya pindahkan dana saya sebagian di bank-bank itu, mereka sekarang tahu saya monitor itu, sehingga mereka tidak akan membiarkan uang itu menganggur berlama-lama," terangnya.
Adapun Purbaya optimistis kebijakan ini akan berdampak positif dan lebih cepat dari sebelumnya. Namun, BTN menjadi catatan khusus karena serapannya tidak sesuai ekspektasi.
Purbaya menyebut angka yang ditargetkan untuk BTN seharusnya mencapai Rp25 triliun, namun serapan aktualnya jauh di bawah target. Ia mengancam akan mendistribusikan sisa dana tersebut ke bank lain jika manajemen BTN tidak memberikan solusi konkret.
"Untuk BTN kan, 15 ya? eh bukan 15, ya? 25, ya kita pikirkan dengan keadaan sekarang dari angka yang terakhir sih bisa 10, mungkin 15, saya akan didistribusikan ke tempat lain kalau mereka enggak menyerap juga," jelas Purbaya.
Purbaya menyayangkan kondisi ini, sebab BTN tadinya adalah bank yang paling optimistis. "Seingat saya, mereka yang paling optimis tadinya. Bahwa 25 itu kurang, sebentar saja akan habis, dari data terakhir ternyata seperti itu," ungkapnya.
Adapun Purbaya optimistis kebijakan ini akan berdampak positif dan lebih cepat dari sebelumnya. Namun, BTN menjadi catatan khusus karena serapannya tidak sesuai ekspektasi.
Purbaya menyebut angka yang ditargetkan untuk BTN seharusnya mencapai Rp25 triliun, namun serapan aktualnya jauh di bawah target. Ia mengancam akan mendistribusikan sisa dana tersebut ke bank lain jika manajemen BTN tidak memberikan solusi konkret.
"Untuk BTN kan, 15 ya? eh bukan 15, ya? 25, ya kita pikirkan dengan keadaan sekarang dari angka yang terakhir sih bisa 10, mungkin 15, saya akan didistribusikan ke tempat lain kalau mereka enggak menyerap juga," jelas Purbaya.
Purbaya menyayangkan kondisi ini, sebab BTN tadinya adalah bank yang paling optimistis. "Seingat saya, mereka yang paling optimis tadinya. Bahwa 25 itu kurang, sebentar saja akan habis, dari data terakhir ternyata seperti itu," ungkapnya.
Lihat Juga :