IMF Peringatkan Soal Ancaman Utang Global, Efeknya Ngeri

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:24 WIB
"Ketahanan global belum sepenuhnya diuji. Dan ada tanda-tanda mengkhawatirkan bahwa ujian itu mungkin akan datang,” kata Georgieva.

Apa yang diungkapkan olehnya merujuk pada sinyal bahaya yang terus meningkat – termasuk lonjakan harga emas, yang mencapai rekor USD4.000 per ons pada Rabu, dan valuasi saham AS yang melambung, mengingatkan pada gelembung dotcom 25 tahun lalu.

Georgieva juga memberikan wanti-wanti tentang dampak tarif Trump, dengan mengatakan bahwa “efek penuhnya masih belum terlihat.”

Baca Juga: Purbaya Sebut IMF Puji Ekonomi Indonesia, Ini Rahasianya

Dalam Outlook Juli 2025, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global mencapai sebesar 3,0% pada 2025 dan 3,1% pada 2026, sedikit di atas perkiraan sebelumnya. IMF memperingatkan bahwa tekanan fiskal, fragmentasi perdagangan, dan harga aset yang tinggi dapat menggagalkan pemulihan kecuali pemerintah membatasi defisit dan membangun kembali cadangan. Georgieva mengatakan pembaruan baru akan dirilis minggu depan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!