Prabowo Bakal Pangkas 1.000 BUMN Jadi 200, Bisa Dipimpin Ekspatriat
Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:39 WIB
Presiden Prabowo Subianto menekankan, bahwa reformasi badan usaha milik negara (BUMN) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil usaha negara yang selama ini masih rendah. Foto/Dok
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa reformasi badan usaha milik negara ( BUMN ) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil usaha negara yang selama ini masih rendah. Ia juga menegaskan, arah kebijakan rasionalisasi BUMN.
“Saya sudah memberikan arahan kepada pimpinan Danantara untuk merasionalisasi semuanya, memangkas dari 1000 BUMN menjadi angka yang lebih rasional -mungkin 200, atau 230, 240- dan kemudian menjalankannya dengan standar internasional,” ujar Prabowo dalam dialog bersama Chairman Forbes Media, Steve Forbes, di forum Forbes Global CEO Conference 2025 di St. Regis, Rabu (15/10).
Prabowo “Saya sudah mengatakan kepada manajemen Danantara agar menjalankan BUMN dengan standar bisnis internasional. Anda bisa mencari otak terbaik, talenta terbaik,” katanya.
Baca Juga: Pangkas Jumlah BUMN Jadi 30, Erick Thohir Sebut Sesuai Keinginan Prabowo
“Saya sudah memberikan arahan kepada pimpinan Danantara untuk merasionalisasi semuanya, memangkas dari 1000 BUMN menjadi angka yang lebih rasional -mungkin 200, atau 230, 240- dan kemudian menjalankannya dengan standar internasional,” ujar Prabowo dalam dialog bersama Chairman Forbes Media, Steve Forbes, di forum Forbes Global CEO Conference 2025 di St. Regis, Rabu (15/10).
Prabowo “Saya sudah mengatakan kepada manajemen Danantara agar menjalankan BUMN dengan standar bisnis internasional. Anda bisa mencari otak terbaik, talenta terbaik,” katanya.
Baca Juga: Pangkas Jumlah BUMN Jadi 30, Erick Thohir Sebut Sesuai Keinginan Prabowo
Lihat Juga :