Harga Minyak Dunia Bervariasi Saat Badai Tropis Mengancam Produksi AS

Senin, 14 September 2020 - 11:30 WIB
Biasanya harga minyak naik ketika produksi ditutup tetapi dengan pandemi virus corona yang semakin buruk, kekhawatiran permintaan terus mencuat sementara pasokan global terus meningkat.

(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Ambruk Saat Gelombang Kasus Baru Covid-19 Terus Bermunculan )

AS sendiri merupakan konsumen dan produsen minyak terbesar di dunia. Sebagai informasi BP Plc BP.L dan Equinor ASA EQNR.OL mengevakuasi staf dari beberapa anjungan lepas pantai mereka pada hari Minggu setelah langkah serupa dilakukan oleh Chevron Corp CVX.N dan Murphy Oil Corp MUR.N sehari sebelumnya.

Di Libya, komandan Khalifa Haftar berkomitmen untuk mengakhiri blokade fasilitas minyak selama berbulan-bulan, sebuah langkah yang akan menambah lebih banyak pasokan ke pasar. Meskipun tidak jelas apakah ladang minyak dan pelabuhan akan mulai beroperasi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!