Menko Airlangga dan Pemimpin Ekonomi APEC Dorong Kolaborasi Teknologi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
Minggu, 02 November 2025 - 20:05 WIB
Diskusi yang dimoderatori oleh Anindya Bakrie (ABAC Indonesia) dan Jason Chen (ABAC Chinese-Taipei) dibuka dengan perkenalan dari masing-masing Pemimpin Ekonomi, kemudian berlanjut ke dialog aktif yang membahas strategi kolaborasi lintas sektor dan lintas ekonomi untuk memperkuat Kawasan Asia Pasifik.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi terhadap peran ABAC yang secara konsisten menjembatani komunikasi antara dunia usaha dan Pemerintah selaku pembuat kebijakan. Ia menilai tema ABAC tahun ini, “Bridge, Business, Beyond”, merefleksikan semangat konektivitas yang dibutuhkan untuk mewujudkan kemakmuran jangka panjang di kawasan Asia-Pasifik.
“Di tengah ketidakpastian global dan fragmentasi dunia saat ini, kolaborasi yang erat antara Pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga.
Dalam menyikapi fokus isu yang diangkat pada ABAC tahun ini, Menko Airlangga selaku representasi Pemerintah Indonesia menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa fokus Indonesia terkait digitalisasi adalah membangun ekosistem yang tangguh dan inklusif. Lebih tegasnya, teknologi harus tetap berpusat pada manusia (human centered), serta penerapan AI yang bertanggung jawab.
Indonesia menyambut baik kerja sama lebih erat dengan sektor usaha, termasuk para anggota ABAC dalam peningkatan kapasitas digital, solusi keamanan siber, dan platform yang memperluas partisipasi dalam ekonomi digital. Kedua, Indonesia berupaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan rendah karbon.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi terhadap peran ABAC yang secara konsisten menjembatani komunikasi antara dunia usaha dan Pemerintah selaku pembuat kebijakan. Ia menilai tema ABAC tahun ini, “Bridge, Business, Beyond”, merefleksikan semangat konektivitas yang dibutuhkan untuk mewujudkan kemakmuran jangka panjang di kawasan Asia-Pasifik.
“Di tengah ketidakpastian global dan fragmentasi dunia saat ini, kolaborasi yang erat antara Pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga.
Dalam menyikapi fokus isu yang diangkat pada ABAC tahun ini, Menko Airlangga selaku representasi Pemerintah Indonesia menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa fokus Indonesia terkait digitalisasi adalah membangun ekosistem yang tangguh dan inklusif. Lebih tegasnya, teknologi harus tetap berpusat pada manusia (human centered), serta penerapan AI yang bertanggung jawab.
Indonesia menyambut baik kerja sama lebih erat dengan sektor usaha, termasuk para anggota ABAC dalam peningkatan kapasitas digital, solusi keamanan siber, dan platform yang memperluas partisipasi dalam ekonomi digital. Kedua, Indonesia berupaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan rendah karbon.
Lihat Juga :