China Masih Penguasa Mineral Langka Tanah Jarang, Barat Tertinggal Satu Dekade

Rabu, 12 November 2025 - 08:44 WIB
Dia memperkirakan, butuh waktu sekitar satu dekade untuk membangun sebuah tambang dan sekitar lima tahun untuk membangun sebuah kilang. Baca Juga: 5 Negara Pemilik Mineral Paling Krusial di Dunia, Kunci Masa Depan Energi dan Teknologi

Pada bulan April, China sempat memberlakukan pengawasan ketat untuk ekspor beberapa unsur tanah jarang yang digunakan dalam aplikasi militer. Alasannya adalah kekhawatiran pada keamanan nasional dan kebutuhan untuk melindungi sumber daya strategis.

Awal bulan ini, China memperluas aturan tersebut dengan ketentuan perizinan yang lebih ketat dan ketentuan ekstrateritorial, yang secara khusus memengaruhi ekspor yang terkait dengan industri pertahanan dan semikonduktor AS.

Para analis melihat pembatasan Beijing sebagai respons terhadap pembatasan Washington terhadap semikonduktor canggih dan peralatan pembuatan chip yang diperkenalkan sejak akhir 2022, yang termasuk penyitaan sebuah pabrik produksi chip milik China oleh pemerintah Belanda di bawah tekanan dari AS.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk mencegah China mengembangkan chip canggih yang dapat meningkatkan kemampuan militernya dan kecerdasan buatan. Presiden AS Donald Trump telah mengatakan, kedua negara tersebut "secara efektif sedang dalam perang dagang".

Bahkan Ia mengancam bakal memberlakukan tarif tambahan 100% atas barang-barang China mulai November. Di sisi lain China telah bersumpah untuk "berjuang sampai akhir."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!