Pertamina Bakal Tambah Impor Pertalite 1,4 Juta KL, 40% Dipasok dari AS

Rabu, 26 November 2025 - 19:24 WIB
Dia mengatakan, proses impor akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan setelah melalui mekanisme pengadaan yang berlaku. Seluruh BBM impor wajib memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Migas. "Pemenuhan impor dilakukan oleh Pertamina sesuai spek Dirjen Migas dan melalui prosedur pengadaan di Pertamina," ujarnya.

Pihaknya memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Pertalite selama periode libur akhir tahun. Perusahaan telah menyiapkan pasokan sesuai proyeksi permintaan. "Ketersediaan Pertalite untuk masa Nataru tidak perlu dikhawatirkan. Kita sudah menyiapkan stok sesuai kebutuhan," tegas Roberth.

Baca Juga: Demi Tekan Tarif, Indonesia Rela Tambah Impor Energi Rp168 Triliun dari AS

Roberth menegaskan, hingga saat ini konsumsi Pertalite secara nasional masih berada di bawah kuota, atau under-kuota sekitar 1–5%. Dengan demikian, tidak ada indikasi kekurangan pasokan maupun risiko over-kuota hingga akhir tahun.

Meski begitu, impor BBM tetap diperlukan untuk menjaga kecukupan pasokan nasional, mengingat konsumsi dalam negeri masih lebih besar dibanding kapasitas produksi nasional. "Konsumsi BBM di Indonesia dan kapasitas produksi belum berada pada garis yang seimbang, sehingga impor memang harus dilakukan," pungkas Roberth.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!