Lewat RPJM, Pemerintah Dinilai Melemahkan Industri Rokok Nasional
Selasa, 15 September 2020 - 12:12 WIB
Karenanya, Gugun mengingatkan jangan sampai pemerintah berpihak pada industri asing. Karena matinya industri rokok nasional yang padat karya akan berdampak pada penyerapan tembakau lokal yang semakin turun. Petani tembakau semakin miskin. Jutaan buruh pabrik SKT akan semakin kehilangan pekerjaan.
"Artinya Perpres RPJMN yang sudah diteken oleh Presiden dalam waktu dekat akan membunuh industri nasional, memiskinkan petani lokal, dan menyingkirkan buruh dalam kedaulatan ekonomi nasional," tandasnya.
Gugun secara konkrit mendorong agar Presiden segera membatalkan Perpres RPJMN yang memuat norma kebijakan IHT. "Tunjukkan pada rakyat bahwa Istana masih menjunjung tinggi supremasi konstitusi yang meletakkan kedaulatan ekonomi di atas kepentingan asing," tuturnya.
Tak hanya pemerintah, Gugun juga menyoroti peran parpol. Ia meminta parpol membuka mata dengan tidak membiarkan industri nasional ini dibunuh oleh negara sendiri.
Wakil rakyat harus berpihak pada buruh dan petani, dengan mendorong Presiden membatalkan Perpres dan PMK. "Kita lihat, parpol mana yang berpihak pada isu kedaulatan ekonomi. Parpol mana yang lebih memilih menyembah industri asing," tegasnya.
"Artinya Perpres RPJMN yang sudah diteken oleh Presiden dalam waktu dekat akan membunuh industri nasional, memiskinkan petani lokal, dan menyingkirkan buruh dalam kedaulatan ekonomi nasional," tandasnya.
Gugun secara konkrit mendorong agar Presiden segera membatalkan Perpres RPJMN yang memuat norma kebijakan IHT. "Tunjukkan pada rakyat bahwa Istana masih menjunjung tinggi supremasi konstitusi yang meletakkan kedaulatan ekonomi di atas kepentingan asing," tuturnya.
Tak hanya pemerintah, Gugun juga menyoroti peran parpol. Ia meminta parpol membuka mata dengan tidak membiarkan industri nasional ini dibunuh oleh negara sendiri.
Wakil rakyat harus berpihak pada buruh dan petani, dengan mendorong Presiden membatalkan Perpres dan PMK. "Kita lihat, parpol mana yang berpihak pada isu kedaulatan ekonomi. Parpol mana yang lebih memilih menyembah industri asing," tegasnya.
(poe)
Lihat Juga :